November 2024

Prabowo Belum ke IKN Lagi

  SUDAH  sebulan lebih Prabowo Subianto menjadi presiden, belum sekalipun datang ke lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Saya dengar wakilnya, Gibran Rakabuming Raka ada rencana datang, tapi jadwalnya juga belum bisa dipastikan. Ketika meresmikan Istana Negara IKN di akhir masa jabatannya, Jumat (11/10), Jokowi berjanji tetap sering datang ke IKN. Tapi sejauh ini belum terdengar […]

Prabowo Belum ke IKN Lagi Read More »

Isran Pemilih Nomor 1

Catatan Rizal Effendi HARI pencoblosan yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Jika semua menggunakan hak pilihnya, maka 2.821.202 orang warga Kaltim yang punya hak pilihnya berduyun-duyun mendatangi 6.262 Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebar di 10 kabupaten/kota. Saya sendiri habis salat subuh langsung bersiap-siap. Diawali sarapan pagi, lalu sekitar pukul 06.30 sudah bergerak ke TPS. Meski tinggal

Isran Pemilih Nomor 1 Read More »

Aksi Tolak Uang di Balikpapan

SEHARI sebelum pencoblosan berlangsung aksi tolak uang atau money politik. Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang menamakan kelompoknya Aliansi Mahasiswa Penyelamat Demokrasi (AMPD) bergerak ke Kantor Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Balikpapan di Jl MT Haryono, Selasa (26/11). Mereka meneriakkan yel-yel anti sogokan uang atau money politik dalam Pilkada Serentak Kaltim 2024 khususnya Pilwali Balikpapan. Sejumlah

Aksi Tolak Uang di Balikpapan Read More »

Pilgub Kaltim Habiskan Dana Rp434 Miliar

BESOK, hari yang dinanti  tiba. Rabu, 27 November 2024. Mulai pukul 07.00 pagi hingga pukul 13.00 kita melakukan pencoblosan untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Kaltim serta bupati/wali kota di 10 kabupaten/kota se-Kaltim untuk masa bakti 2025-2030. Pemilih Kaltim yang jumlahnya 2.821.202 orang akan mendatangi 6.262 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

Pilgub Kaltim Habiskan Dana Rp434 Miliar Read More »

Selamat Memilih “Julak”

Catatan Rizal Effendi   MENCOBLOS tinggal dua hari lagi. Kita masih memasuki masa tenang. Tapi hati kok tidak tenang? Kecurigaan makin tinggi. Ini hari-hari yang dinamakan hari “serangan fajar.” Ada paslon yang berani bermain membagi-bagikan uang untuk kepentingan suara menjelang hari pencoblosan Pilkada Serentak, Rabu (27/11) lusa. Waktu pencoblosan mulai pukul 07.00 pagi sampai 13.00

Selamat Memilih “Julak” Read More »

Monolog Impresif Isran Noor

AKHIR kampanye yang puitis. Isran Noor-Hadi Mulyadi  menutup hari kampanyenya Sabtu (23/11) tengah malam dalam pagelaran seni yang bertajuk “Monolog Isran Noor – Rintik  Di bawah Angin, Petuah Sangkulirang.” Judulnya menarik. Kalimat yang lazim kita dengar adalah “di bawah rintik hujan.” Tapi judul monolog Isran adalah Rintik Di bawah Angin, Petuah Sangkulirang. Bukan Sangkuriang. Sangkulirang adalah kota kecamatan di Kutai Timur (Kutim), tempat kelahiran Isran

Monolog Impresif Isran Noor Read More »

Mengapa Harus Isran-Hadi?

    PENCOBLOSAN Pilkada Serentak tinggal lima hari lagi. Tepatnya berlangsung hari Rabu, 27 November nanti. Sebanyak 2.821.202 pemilih di Kaltim sudah harus bersiap-siap menentukan pilihannya apakah pasangan Pilgub No 1 Isran-Hadi atau pasangan No 2 sebagai lawannya. KH Jumeri Dahri, SH, M.Si, pimpinan majelis zikir dan salawat Ma’rifatullah Wa Ma’rifaturrosul “Nurul Islam” Kaltim memberi

Mengapa Harus Isran-Hadi? Read More »

Kai Borong Makan di Melawai

KAI Isran Noor malam tadi makan lesehan di warung kaki lima Pantai Melawai Balikpapan. Para penjual dan warga yang lagi di sana kaget. Mereka langsung berteriak “Kai..kai…pahamlah ikam.” Lalu berebut minta foto bersama sambil mengacungkan telunjuknya tanda Nomor 1.Kedatangan Isran ke Melawai memang dadakan. Habis mendarat di Bandara Sepinggan dari Jakarta, lalu nonton reog di

Kai Borong Makan di Melawai Read More »

Selamat Jalan, Pak Ronald!

SAYA kenal Pak Ronald Lolang. Sejak masih aktif sebagaiwartawan sampai beliau berpulang. Pak Ronald mengembuskannapas terakhir hari Sabtu, 9 November pukul 16:16 Wita. Setelah disemayamkan selama dua hari di rumah persemayamanYayasan Karya Insani Jl DI Panjaitan, Senin (11/11) jenazahmendiang dikremasi. Awalnya dia berpesan untuk dimakamkan di Bukit TanjungGuntur di Teluk Sumbang, Kabupaten Berau. Tapi 5 harisebelum meninggal, dia minta dikremasi. Biar abunya disatukandengan sang istri. Lalu dia minta abunya dilarung seperti mama dan kakak-kakaknya di Sungai Mahakam. “Sebagai anak kami memenuhi pesan terakhir papa,” kata Iwan Santoso Lolang, putra ke-3 ketika saya hubungi melalui WA kemarin. Ronald Lolang meninggal dalam usia 83 tahun setelah dirawatdi Rumah Sakit Abdoel Wahab Sjachranie (RS AWS) Samarinda. Dia memiliki seorang istri, Ibu Pinky MarianiLolang (meninggal 7 tahun silam) dengan meninggalkan 7 anak, 5 menantu dan 8 cucu. “Papa meninggal karena sakit dan sudahuzur,” tutur Iwan menjelaskan. Generasi muda Kaltim khususnya Samarinda mungkin takbanyak yang mengenal beliau. Dia adalah pengusaha, peloporpembangunan Kaltim. Warga keturunan yang sangat mencintaiKaltim mulai sang kakek, ayah-ibunya  hingga anak cucunya. Ayah ibu Ronald adalah Anwar Lo Beng Long dan DorinawatieHelena Louis. Kakeknya, Lo A Po merantau ke Samarinda padaabad  ke-19. Lalu menjadi mitra bisnis kerabat KesultananKutai. Hubungan itu diteruskan oleh Anwar Lo Beng Long. Malah Beng Long pernah bersekolah bersama Sultan AM Parikesit di Jakarta sebelum melanjutkan ke Amerika. Dorinawatie, ibu Ronald sempat menghibahkan tanah danrumahnya di Jl Flores, yang menjadi kampus pertama Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Pak Ronald juga termasuk “Bapak Film Indonesia.” Pada kurun1970 sampai 80-an dia aktif menjadi produser film nasional di bawah bendera PT Gemini Satria Film. Sejumlah film larispernah dibuatnya. Di antaranya Arwah Komersil Dalam Kampus(1977), November 1928, Guruku Cantik Sekali (1979), BusanaDalam Mimpi (1980), Tomboy (1981) dan  Merenda Hari Esok(1981). Dia pemilik bioskop layar lebar Mahakama, yang bangunannyadi samping rumah tinggalnya, Villa Annie di Jl Yos Sudarso. Sayang bioskop itu gulung tikar sejalan dengan perkembanganteknologi dan perubahan zaman, di mana orang tak banyak lagidatang ke bioskop. Villa Annie pernah diusulkan jadi situs sejarah atau cagarbudaya. Konon dibangun sejak tahun 1897. Rumah bergayaMelayu Banjar. Hampir semua bahan bangunannya dari kayuulin. Meski berusia lebih satu abad, masih kuat dan kokoh.Arsiteknya tetap menarik menggambarkan peradaban padazamannya. Saya sempat nonton film-film Pak Ronald. Terutama film pertamanya yang bergenre komedi, Arwah Komersil DalamKampus. Bintang utama Christine Hakim dan Mang Udel. Selainitu ada sejumlah pelawak di antaranya Suroto, Darto Helm, Kardjo AC-DC dan Teten. Christine masih hidup, tapi lainnyasudah meninggal dunia. Kalau nonton film di Bioskop Mahakama, saya sering dapatfasilitas gratis. Pertama karena salah seorang staf Mahakama, Bung Thalib adalah teman sekolah. Dia atlet tinju dan aktif di KONI Kaltim. Lalu direkrut Pak Ronald

Selamat Jalan, Pak Ronald! Read More »