
AKU handak nukar intalu. Itu diucapkan Ibu Hasnah, yang ikut antri di Pasar Murah Mandiri Bersubsidi (PMMB) yang digelar Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalsel bekerja sama dengan Asosiasi Pasar Murah (APM) Banjarbaru , Rabu (15/7) lalu.
Pasar Murah yang berlangsung di halaman Gedung SJA, Jl Trikora itu dibuka pukul 08.00. Tapi ratusan ibu-ibu sudah antri sejak pukul 07.00 pagi. “Kita gaer kada kebagian,” kata ibu-ibu yang antri itu mengungkapkan alasannya. Sambil menunggu mereka diajak lebih dulu ikut senam Hanura.
Sejumlah anggota masyarakat mengaku senang digelarnya PMMB. “Terima kasih Pak Sayed, barang kebutuhan pokok yang dijual di sini murah-murah dan sangat membantu kami yang berpanghasilan pas-pasan. Kalau bisa digelar tiap periode, apa tiga bulan sekali atau pada momen tertentu,” kata Pak Agus.
Pak Sayed yang dimaksud Pak Agus adalah (Habib) H Sayed Jafar Alaydrus (SJA), Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Kalsel. Sebelumnya Pak Sayed adalah Bupati Kotabaru dua periode (2016-2021 dan 2021-2025).

Dia dikenal sebagai bupati yang sukses membawa Kotabaru terutama sebagai kota pariwisata. Sayed rajin turun ke berbagai pelosok dan mau mendengar keluhan masyarakat. “Kami sangat mendukung jika beliau didorong menjadi wakil kita di DPR RI atau ikut Pilgub 2029,” kata warga bernama Suriansyah.
SJA sendiri tidak buru-buru memutuskan langkah politiknya ke depan. Meski dunia usaha dan politik tetap digelutinya. Dia sebelumnya adalah Ketua DPC Golkar Kotabaru. “Saya mau mengabdi di Hanura karena partai ini benar-benar ingin menyuarakan dan membela hati nurani rakyat,” katanya begitu. Kebetulan juga Ketua Umum DPP Hanura adalah orang Kalimantan yaitu Oesman Sapta Odang (OSO), tokoh pengusaha dan politikus kelahiran Sukadana, Kalbar.
Menurut SJA, pasar murah yang digelar DPD Hanura Kalsel sebenarnya tidak bermotif politik. “Ini benar-benar pengabdian kita ke masyarakat agar warga yang berpenghasilan pas-pasan bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” jelasnya.
Selain telur, berbagai kebutuhan pokok lainnya juga dijual murah di sini. Ada beras, minyak goreng, ikan dan sayur-sayuran. Selain itu ada produk UMKM dan kerajinan warga. Ada produk dari Shofia Snack di antaranya keripik singkong. “Ini kami jual sampai ke Balikpapan,” kata sang pemilik.
Sejumlah perempuan Hanura dari berbagai DPC juga menjual makanan, buah-buahan dan camilan. Ada wadai tradisional di antaranya apam Berabai, apam peranggi, wadai cincin dan lemang. Ada juga buah sawo dan es buah.
Warga tambah semangat karena SJA selain datang menyalami, juga menyawer. “Alhamdulillah selain dapat barang kebutuhan pokok yang murah, dapat saweran lagi dari Pak Sayed, semoa Allah selalau memberkahi dan memberi rezeki yang berlebih untuk beliau,” kata seorang ibu bernama Hasnah.

JUGA ADA ROY MARTEN
Meramaikan pasar murah, SJA kembali mengundang aktor legendaris Roy Marten. Dia datang bersama Pak Imran. Saya juga diundang bersama Pak Alinur dan wartawan Alfian. Roy terbang dari Jakarta, saya dan Pak Ali dari Balikpapan. Kami bertemu di Bandara Syamsuddin Noor sehari sebelum dilaksanakannya PMMB.
“Pokoknya kalau ke Kalsel saya datang, orang di daerah ini baik-baik dan makanannya juga nyaman-nyaman. Apalagi yang mengundang Pak Sayed, sahabat saya,” kata Roy bersemangat.
Roy memang jadi bintang. Aktor berusia 74 tahun ini tetap dikerubuti emak-emak yang meminta foto selfie atau swafoto. “Hebat, Om Roy sudah kepala tujuh masih terlihat muda,” kata seorang ibu habis foto berdua dengan sang aktor.
SJA mengirimi saya video tentang cara hidup sehat Roy Marten. Di situ Roy menganjurkan mengkonsumsi minuman sehat bernama Etawaherb. “Saya tetap bisa menikmati hidup, tapi saya juga tahu menjaga tubuh,” katanya menjelaskan.

Selain menggelar pasar murah, SJA juga melakukan pelantikan pengurus baru DPC Hanura Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang diketuai Rony. “Hampir semua kabupaten/kota di Kalsel sudah ada pengurus DPC, tinggal nanti kita pusatkan yang di Banjarmasin,” kata Sekretaris DPD Hanura Kalsel, Hj Syarifah Santiansyah, SH, MH.
Pelantikan DPC Hanura Batola berlangsung di Aula Jamhuri Aisyah, Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, Kecamatan Alalak. Sebelumnya SJA bersama pengurus lainnya dan aktor Roy Marten menyerahkan santuan kepada puluhan anak yatim. “Ini kebiasaan Pak Sayed dalam berbagai acara selalu berbagi dengan anak yatim,” kata Syarifah Santiansyah.

Kepada pengurus baru DPC Hanura Batola, SJA berpesan agar kader Hanura di daerah ini mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi desa. Dia mengingatkan bahwa Batola mempunyai potensi besar sebagai salah satu lumbung pangan di Kalsel.
SJA juga optimistis Partai Hanura akan bangkit kembali di Bumi Antasari setelah sempat tidak memiliki keterwakilan di kursi legislatif selama dua periode terakhir. “Sekarang singanya telah bangun dari tidurnya,” ucapnya. Roy Marten juga memberi semangat kepada SJA dan jajaran Hanura di Kalsel. “Hati-hati dengan partai lain, Hanura Kalsel di bawah kepemimpinan SJA sudah bangkit, berjaya dan menang,” katanya di depan sejumlah awak media.(*)

